puisi
LIRIH SEPATU TUA Karya: Melani Margaritha Sau Derap langkah kian ayal Tertatih-tatih susuri lembah kelam Menyisir gelapnya kodrat diri Seiring hembusan nafasnya, mendesah pedih Goresan duri kian menancap Pada keriput kulit tubuh Pucat, sobek tak berdarah Meringis tertahan pada satu pijakan Cokelat pudar warna kian usang Termakan usia senja Berdiriku bersamamu Lelap akhirku ingin tetap bersamamu.. Kefamenanu, 19 Juni 2018 puisimelani